Contoh Amanat Pembina Upacara Tema Makna Upacara dan Kedisiplinan

Kedisiplian merupakan sikap yang harus dimiliki oleh siapapun agar kehidupannya bisa berjalan dengan baik dan teratur. Ketidak disiplian membuat perjalan hidup tidak teratur. Demikian juga kegiatan didalam lingkungan kesekolah atau didalam kegiatan belajar mengajar. Kesiplian adalah sebuah keharusan.

Berikut ini amanat pembina upacara yang menjelaskan mengenai kedisiplian dan makna daripada kegiatan upacara :

Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Yang terhormat Bapak/Ibu Kepala Sekolah…
Yang terhormat Para dewan guru, staf TU dan perpustakaan
Anak-anakku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan.

Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena dengan rahmatnya kita bisa berkumpul ditempat dan waktu yang baik ini.

Shalawat dan salam kita curahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, para pengikutnya yang shaleh dan shalehah hingga akhir zaman.

Tidak lupa kita panjatkan doa kepada kedua orangtua kita, ampunilah segala dosa mereka dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kita semasa kecil dan kepada para guru yang telah memberikan ilmu yang banyak sehingga kita bisa berusaha untuk menjadi orang-orang yang beriman, berilmu, berakhlak mulia dan bertakwa . Mudah-mudahan kasih sayang dan ilmu yang mereka berikan menjadi ilmu yang bermanfaat. Tanpa mereka kita bukan apa-apa…Amin.

Anak-anakku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan,
Kalau di antara kalian yang bertanya, apakah upacara bendera itu? Mungkin kalian sudah tahu jawabannya, yaitu segala tindakan atau gerakan yang dirangkaikan serta ditata dengan tertib dan disiplin dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan memimpin serta membiasakan kesedian dipimpin dan membina kekompakan serta kerja sama dan yang paling penting adalah untuk mengenang jasa para pendiri negara.

Kalau ada yang bertanya lagi, apakah makna upacara bendera sampai kalian harus berpanas-panas? Mungkin juga kalian sudah tahu jawabannya, yaitu tetap memelihara nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme.



Tetapi pertanyaan yang paling besar adalah,
Apakah kalian sudah menjadi orang yang tertib?Apakah kalian sudah bisa menjaga amanah untuk menjadi seorang pemimpin? Apakah kalian sudah bersedia dipimpin untuk menjaga kekompakan dan kerja sama?Apakah kalian selalu mengingat bahwa apa yang sudah kalian dapatkan sampai hari ini adalah hasil jerih payah dan jasa para pahlawan dan tetap menjaga nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme?

Bapak harapkan mulai dari sekarang, kalian belajar lebih tertib, mentaati segala peraturan yang berlaku dalam keluarga, sekolah, lingkungan dan agama.

Kemudian kalian belajar lebih disiplin, sholat pada waktunya, mengerjakan tugas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, membuang sampah pada tempatnya.

Kemudian kalian siap belajar menjadi pemimpin, minimal pemimpin untuk dirinya sendiri untuk menjadi anak yang lebih baik dan siap dipimpin dengan menjaga kekompakan dan kerja sama.

Kemudian kalian siap belajar menjaga nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, menggunakan produk dalam negeri, melestarikan kebudayaan lokal, dan menjaga peninggalan nenek moyang kita.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal baik seperti yang sudah sampaikan tadi.

Anak-anaku sekalian yang Bapak sayangi dan banggakan,
Marilah kita bersama menjalankan amanah tersebut. Terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Terima kasih untuk membaca artikel kami, silahkan bagikan informasi yang ada disitus DATAPENDIDIKAN.COM kepada rekan-rekan anda disosial media seperti facebook, twitter, whatsapp, telegram dan lainnya. DATAPENDIDIKAN.COM adalah situs yang menyediakan informasi dan kebutuhan seputar dunia pendidikan. Saran dan dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk lebih melengkapi informasi yang ada pada situs kami.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply