{"id":9285,"date":"2026-02-16T02:17:09","date_gmt":"2026-02-16T02:17:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/?p=9285"},"modified":"2026-02-16T02:17:09","modified_gmt":"2026-02-16T02:17:09","slug":"cara-membuat-jurnal-dan-contoh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Jurnal yang Baik dan Benar, Lengkap Dengan Contohnya"},"content":{"rendered":"<div class=\"6ee5766ad47736345d607517629438ec\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8757846422688301\"\r\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<!-- responsivedtpnd -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-8757846422688301\"\r\n     data-ad-slot=\"8404748135\"\r\n     data-ad-format=\"auto\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p>Anda memiliki tugas untuk membuat jurnal atau ingin membuat jurnal sebagai karya tulis anda? maka berikut cara membuat jurnal yang baik dan benar lengkap dengan contohnya.<\/p>\n<p>Bagi anda para mahasiswa atau dekat dengan dunia pendidikan, pastinya anda sudah tidak dengan istilah jurnal bukan? Jurnal adalah salah satu jenis buku yang bisa dijadikan sumber ilmu pengetahuan. Khususnya bagi mahasiswa, jurnal tentu sudah menjadi hal yang familiar dimana jurnal ini sering dijadikan tugas oleh dosen untuk dibuat berdasarkan riset maupun penelitian yang sudah dilakukan baik individu maupun berkelompok.<\/p>\n<p>Apabila dilihat dari pandangan secara umum, jurnal merupakan publikasi periodik berupa artikel yang diterbitkan secara berkala. Jurnal biasanya diterbitkan dalam rentang waktu tertentu, seperti setiap 4 bulan atau hingga 1 tahun sekali. Terdapat beberapa jenis jurnal yang bisa ditemui, seperti professional or trade journals, scholar journals, dan popular journals.<\/p>\n<p>Tujuan pembuatan jurnal adalah untuk mengembangkan penelitian yang telah dituliskan serta menjadi acuan bagi peneliti lain yang melakukan penelitian sejenis. Jurnal umumnya mencakup materi yang luas namun padat, hanya terdiri dari 6 hingga 8 halaman, namun setiap kalimatnya mengandung ilmu pengetahuan yang bernilai.<\/p>\n<p>Dalam menyusun jurnal pun tidak bisa sembarangan dimana terdapat kaedah dan kriteria yang harus dipenuhi, karena membuat jurnal tidak seperti menulis teks biasa. Maka dari itu kali ini kami akan membagikan cara membuat jurnal yang baik dan benar lengkap dengan contohnya sebagai berikut.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_67_1 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<p class=\"ez-toc-title\">Daftar Isi:<\/p>\n<label for=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d2623f022ea\" class=\"ez-toc-cssicon-toggle-label\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/label><input type=\"checkbox\"  id=\"ez-toc-cssicon-toggle-item-69d2623f022ea\"  aria-label=\"Toggle\" \/><nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Cara_Membuat_Jurnal_yang_Baik_dan_Benar\" title=\"Cara Membuat Jurnal yang Baik dan Benar\">Cara Membuat Jurnal yang Baik dan Benar<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Telah_memiliki_hasil_penelitian_sesuai_dengan_kaidah_metodologi_penelitian\" title=\"Telah memiliki hasil penelitian sesuai dengan kaidah metodologi penelitian\">Telah memiliki hasil penelitian sesuai dengan kaidah metodologi penelitian<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Telah_mendapatkan_persetujuan_dari_berbagai_pihak\" title=\"Telah mendapatkan persetujuan dari berbagai pihak\">Telah mendapatkan persetujuan dari berbagai pihak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Meminta_persetujuan_dari_dosen_pembimbing\" title=\"Meminta persetujuan dari dosen pembimbing\">Meminta persetujuan dari dosen pembimbing<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Memahami_format_jurnal_yang_akan_dituju\" title=\"Memahami format jurnal yang akan dituju\">Memahami format jurnal yang akan dituju<\/a><ul class='ez-toc-list-level-5' ><li class='ez-toc-heading-level-5'><ul class='ez-toc-list-level-5' ><li class='ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Susunan_Pada_Jurnal_yang_Benar\" title=\"Susunan Pada Jurnal yang Benar\">Susunan Pada Jurnal yang Benar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Identitas_Peneliti\" title=\"Identitas Peneliti\">Identitas Peneliti<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Abstrak\" title=\"Abstrak\">Abstrak<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Keyword\" title=\"Keyword\">Keyword<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Pendahuluan\" title=\"Pendahuluan\">Pendahuluan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Metode_Penelitian\" title=\"Metode Penelitian\">Metode Penelitian<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Hasil_dan_Pembahasan\" title=\"Hasil dan Pembahasan\">Hasil dan Pembahasan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-13\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Kesimpulan\" title=\"Kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-5'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-14\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Daftar_Pustaka\" title=\"Daftar Pustaka\">Daftar Pustaka<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-15\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/#Review_Jurnal\" title=\"Review Jurnal\">Review Jurnal<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Membuat_Jurnal_yang_Baik_dan_Benar\"><\/span>Cara Membuat Jurnal yang Baik dan Benar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9286\" src=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Cara-Membuat-Jurnal.jpg\" alt=\"Cara Membuat Jurnal \" width=\"750\" height=\"421\" srcset=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Cara-Membuat-Jurnal.jpg 750w, https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Cara-Membuat-Jurnal-300x168.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Telah_memiliki_hasil_penelitian_sesuai_dengan_kaidah_metodologi_penelitian\"><\/span>Telah memiliki hasil penelitian sesuai dengan kaidah metodologi penelitian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sebelum membuat jurnal, pastikan anda telah memiliki hasil penelitian. Sebab tanpa adanya hasil penelitian, tentunya anda tidak akan bisa menyusun jurnal karena tidak adanya bahan yang bisa anda tuangkan baik itu dalam bentuk penilitian maupun riset.<\/p>\n<p>Maka dari itu, penting untuk menyiapkan dulu hasil penelitian yang sudah anda dapatkan di lapangan untuk membantu anda saat penulisan jurnal. Anda juga wajib menyesuaikan hasil penelitian dengan kaidah metodologi penelitian. Jangan sampai data yang anda himpun tidak ilmiah dan tidak bisa dibuktikan.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Telah_mendapatkan_persetujuan_dari_berbagai_pihak\"><\/span>Telah mendapatkan persetujuan dari berbagai pihak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Hasil penelitian yang anda dapatkan tentunya perlu mendapatkan persetujuan dari berbagai pihak. Apalagi sebagai mahasiswa akhir, pastinya anda akan mendapatkan arahan dari dosen pembimbing.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Meminta_persetujuan_dari_dosen_pembimbing\"><\/span>Meminta persetujuan dari dosen pembimbing<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Anda tentu akan merasakan beberapa proses revisi sebelum membuat jurnal. Proses perbaikan ini harus anda ikuti dengan baik dan sesuai dengan kritik dan saran dari para dosen pembimbing. Apabila anda mengikuti arahan dari dosen pembimbing, mereka pasti akan segera menyetujui hasil penelitian yang anda lakukan. Setelah itu, anda harus mencari tahu cara membuat jurnal.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Memahami_format_jurnal_yang_akan_dituju\"><\/span>Memahami format jurnal yang akan dituju<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Sebelum mengetahui kerangka, anda juga sebaiknya memahami apa itu jurnal dimana pada dasarnya, jurnal ilmiah merupakan suatu publikasi mengenai hasil penelitian maupun riset ilmiah yang dilakukan oleh seorang individu maupun kelompok.<\/p>\n<p>Pihak yang mempublikasikan jurnal biasanya memiliki aturan yang berbeda-beda. Namun pada dasarnya memiliki komponen kerangka yang sama. Adapun format penulisan jurnal adalah sebagai berikut.<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Susunan_Pada_Jurnal_yang_Benar\"><\/span>Susunan Pada Jurnal yang Benar<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Judul<\/p><!--CusAds0-->\n<p>Penulisan judul pada jurnal biasanya lebih ringkas dari judul penelitian sesungguhnya. Bahkan, judul biasanya memiliki aturan tidak lebih dari 12 kata dengan sistematika pengetikan yang beragam.<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Identitas_Peneliti\"><\/span>Identitas Peneliti<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Para penulis dari jurnal biasanya akan dicantumkan di bawah judul. Identitas ini meliputi nama peneliti, instansi, dan surat elektronik. Penulisan identitas peneliti juga sebaiknya memperhatikan ketentuan dari pihak penerbit jurnal.<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Abstrak\"><\/span>Abstrak<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Abstrak merupakan ringkasan dari hasil penelitian yang memuat tujuan penelitian, metode, serta hasil penelitian. Penulisan abstrak ini biasanya dibuat 2 bahasa yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Untuk panjang abstrak setiap bahasa biasanya 150 kata.<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Keyword\"><\/span>Keyword<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Di dalam abstrak harus memuat keyword atau kata kunci. Biasanya kata kunci ini terdiri dari 3-5 kata kunci. Anda juga harus mengetik ulang keyword ini di bawah abstrak baik abstrak dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Untuk itu, anda harus memperhatikan tata cara penulisan jurnal pada penerbit yang dituju.<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pendahuluan\"><\/span>Pendahuluan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Saat membuat proposal maupun laporan penelitian, maka anda harus memiliki naskah pendahuluan yang bisa anda ringkas dan ambil garis besarnya yang kemudian nantinya anda tuangkan ke dalam pendahuluan jurnal. Ada ketentuan khusus mengenai pendahuluan pada jurnal yang biasanya sudah tercantum pada setiap ketentuan penerbit jurnal.<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Metode_Penelitian\"><\/span>Metode Penelitian<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Sama halnya dengan pendahuluan, pada metode penelitian jurnal juga anda ambil dari proposal maupun laporan penelitian. Anda tidak perlu menginput data-data yang banyak namun ambil garis besarnya saja secara umum.<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Hasil_dan_Pembahasan\"><\/span>Hasil dan Pembahasan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Hasil penelitian harus anda ringkas agar halaman jurnal tidak terlalu banyak. Begitu pun dengan pembahasan, tuangkan hal-hal yang penting saja pada kerangka jurnal.<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Pada kesimpulan, ulas hal-hal yang penting dan berkaitan dengan penelitian tersebut. Buat kesimpulan secara ringkas dan sesuainya dengan abstrak yang tercantum pada jurnal.<\/p>\n<h5><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Daftar_Pustaka\"><\/span>Daftar Pustaka<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h5>\n<p>Banyak peneliti yang tidak menyadari bahwa semua sumber yang mereka gunakan pada jurnal tidak semuanya tercatat pada daftar pustaka. Maka dari itu, penting untuk anda harus meneliti ulang penulisan daftar pustaka dan jangan sampai ada pengutipan yang tidak anda catat sumbernya. Bahkan, jangan sampai anda menambahi daftar pustaka sementara pada naskah tidak ditemukan sumber tersebut.<\/p>\n<p>Ketika menulis daftar pustaka juga harus memperhatikan style dari penulisan tersebut. Sebagian besar penerbit jurnal biasanya akan menggunakan style APA untuk menulis daftar pustaka.Setelah mengetahui kerangka dari jurnal, langkah selanjutnya adalah menuangkan hasil penelitian tersebut ke dalam pedoman penulisan jurnal.<\/p>\n<p>Jangan masukan semua tulisan dari laporan penelitian ke dalam jurnal. Anda sebaiknya menarik garis besar dari setiap kerangkanya. Hal yang perlu diketahui adalah banyaknya kata atau halaman yang ditentukan oleh pihak penerbit. Tidak semua penerbit jurnal memiliki aturan yang sama.<\/p>\n<p>Namun pada dasarnya mereka biasanya mematok batas maksimal penulisan jurnal sebanyak 10 halaman. Untuk itu, anda tidak perlu memasukkan semua tulisan pada laporan penelitian ke jurnal yang akan anda buat.<\/p>\n<h3><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Review_Jurnal\"><\/span>Review Jurnal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n<p>Setelah menyusun jurnal sesuai dengan ketentuan penulisan jurnal, maka anda harus mereview atau mengecek kembali dari jurnal yang telah anda susun. Penting untuk memastikan bahwa jurnal tersebut sudah sesuai dengan ketentuan. Bila sudah, anda dapat memindahkannya ke dalam word yang sesuai dengan ketentuan dari pihak penerbit.<\/p>\n<p>Demikian informasi mengenai cara membuat jurnal yang baik dan benar lengkap dengan contohnya. Semoga berguna dan bermanfaat.<\/p>\n<!--CusAds0-->\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anda memiliki tugas untuk membuat jurnal atau ingin membuat jurnal sebagai karya tulis anda? maka berikut cara membuat jurnal yang baik dan benar lengkap dengan contohnya. Bagi anda para mahasiswa atau dekat dengan dunia pendidikan, pastinya anda sudah tidak dengan istilah jurnal bukan? Jurnal adalah salah satu jenis buku yang bisa dijadikan sumber ilmu pengetahuan. &#8230; <a title=\"Cara Membuat Jurnal yang Baik dan Benar, Lengkap Dengan Contohnya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/cara-membuat-jurnal-dan-contoh\/\" aria-label=\"Read more about Cara Membuat Jurnal yang Baik dan Benar, Lengkap Dengan Contohnya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":9286,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,34],"tags":[],"class_list":["post-9285","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-general","category-perguruan-tinggi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9285"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9285\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9288,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9285\/revisions\/9288"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9286"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}