{"id":9801,"date":"2026-05-07T11:23:05","date_gmt":"2026-05-07T11:23:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/?p=9801"},"modified":"2026-05-07T11:23:05","modified_gmt":"2026-05-07T11:23:05","slug":"contoh-soal-twk-cpns-terbaru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/contoh-soal-twk-cpns-terbaru\/","title":{"rendered":"50 Contoh Soal TWK CPNS 2023 Lengkap Dengan Kunci Jawabannya"},"content":{"rendered":"<div class=\"6ee5766ad47736345d607517629438ec\" data-index=\"1\" style=\"float: none; margin:10px 0 10px 0; text-align:center;\">\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-8757846422688301\"\r\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\r\n<!-- responsivedtpnd -->\r\n<ins class=\"adsbygoogle\"\r\n     style=\"display:block\"\r\n     data-ad-client=\"ca-pub-8757846422688301\"\r\n     data-ad-slot=\"8404748135\"\r\n     data-ad-format=\"auto\"\r\n     data-full-width-responsive=\"true\"><\/ins>\r\n<script>\r\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\r\n<\/script>\n<\/div>\n<p>Bagi anda para pelamar CPNS terbaru 2023 maka sudah seharusnya anda mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menghadapi test kompetensi nantinya. Oleh karena itu kali ini kami akan membagikan contoh soal TWK CPNS 2023 lengkap dengan kunci jawabannya untuk menjadi bahan belajar anda dirumah untuk meningkatkan kemampuan diri.<\/p>\n<p>Sebagaimana yang kita ketahui bersama dimana didalam proses penerimaan CPNS terdapat beberapa tahapan dan proses seleksi. Salah satunya adalah proses seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang merupakan salah satu tahapan penting bagi peserta CPNS untuk mendapatkan nilai terbaik dan menjadi pertimbangan dalam peneriman menjadi PNS.<\/p>\n<p>SKD memiliki beberapa materi tes dan salah satunya adalah Tes Wawasan Kebangsaan atau disingkat TWK yang harus diikuti semua peserta tanpa terkecuali. Adapun materi yang diujikan meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan Bahasa Indonesia<\/p>\n<p>Selain TWK, terdapat materi lain yang juga harus dilewati peserta CPNS yakni Tes Karakteristik Pribadi (TKP), dan Tes Intelegensi Umum (TIU) dimana jumlah soal SKD sebanyak 110 pertanyaan dengan rincian TWK 30 soal, TIU 35 soal, TKP 45 soal.<\/p>\n<p>Waktu pengerjaan soal SKD adalah 100 menit, sedangkan pembobotan nilai untuk soal SKD yakni TIU dan TWK jawaban benar bernilai 5 dan salah 0 (nol), TKP jawaban benar minimal 1 dan paling tinggi 5, tidak menjawab 0.<\/p>\n<p>Tanpa basa-basi lagi, berikut contoh soal TWK CPNS terbaru 2023 yang bisa menjadi bahan latihan anda dirumah untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian TWK dan mendapatkan nilai yang memuaskan.<\/p>\n<h2>Contoh Soal TWK CPNS 2023<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9802\" src=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Contoh-Soal-TWK-CPNS.jpg\" alt=\"Contoh Soal TWK CPNS\" width=\"700\" height=\"393\" srcset=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Contoh-Soal-TWK-CPNS.jpg 700w, https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Contoh-Soal-TWK-CPNS-300x168.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p>1. Apa yang menjadi dasar negara Indonesia?<\/p>\n<p>A. HAM<br \/>\nB. Pancasila<br \/>\nC. Keadilan<br \/>\nD. Demokrasi<\/p>\n<p>Jawaban: B. Pancasila<\/p>\n<p>2. Siapa yang dianggap sebagai pencetus Pancasila?<\/p>\n<p>A. Ir. Soekarno<br \/>\nB. Bung Hatta<br \/>\nC. Soepomo<br \/>\nD. Ki Hajar Dewantara<\/p>\n<p>Jawaban: A. Ir. Soekarno<\/p>\n<p>3. Pancasila sebagai dasar negara diresmikan pada tanggal..<\/p>\n<p>A. 17 Agustus 1945<br \/>\nB. 1 Juni 1945<br \/>\nC. 18 Agustus 1945<br \/>\nD. 22 Juni 1945<\/p>\n<p>Jawaban: C. 18 Agustus 1945<\/p>\n<p>4. Sila kelima dalam Pancasila adalah&#8230;<\/p>\n<p>A. Kemanusiaan yang adil dan beradab<br \/>\nB. Persatuan Indonesia<br \/>\nC. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan\/perwakilan<br \/>\nD. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia<\/p>\n<p>Jawaban: D. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia<\/p>\n<p>5. Apa yang menjadi panduan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia?<\/p>\n<p>A. Bhinneka Tunggal Ika<br \/>\nB. Garuda Pancasila<br \/>\nC. Pancasila<br \/>\nD. UUD 1945<\/p>\n<p>Jawaban: C. Pancasila<\/p>\n<p>6. Tanggal berapa proklamasi kemerdekaan Indonesia diumumkan?<\/p>\n<p>A. 17 Agustus 1945<br \/>\nB. 1 Juni 1945<br \/>\nC. 18 Agustus 1945<br \/>\nD. 22 Juni 1945<\/p>\n<p>Jawaban: A. 17 Agustus 1945<\/p>\n<p>7. Siapa yang menandatangani proklamasi kemerdekaan Indonesia?<\/p>\n<p>A. Mohammad Hatta<br \/>\nB. Soekarno<br \/>\nC. Ki Hajar Dewantara<br \/>\nD. Sutan Sjahrir<\/p>\n<p>Jawaban: B. Soekarno<\/p>\n<p>8. Apa yang menjadi fungsi dari Mahkamah Agung (MA) dalam UUD 1945?<\/p>\n<p>A. Menetapkan undang-undang<br \/>\nB. Menafsirkan undang-undang<br \/>\nC. Membuat undang-undang<br \/>\nD. Mengawasi pelaksanaan undang-undang<\/p>\n<p>Jawaban: B. Menafsirkan undang-undang<\/p>\n<p>9. Bagian yang mengatur hak asasi manusia dalam UUD 1945 adalah&#8230;<\/p>\n<p>A. Preamble<br \/>\nB. Pasal 27<br \/>\nC. Pasal 28<br \/>\nD. Pasal 1<\/p>\n<p>Jawaban: C. Pasal 28<\/p>\n<p>10. Tiga pilar negara yang diatur dalam UUD 1945 adalah&#8230;<\/p>\n<p>A. DPR, KPU, Presiden<br \/>\nB. Presiden, MPR, MA<br \/>\nC. DPR, Presiden, MA<br \/>\nD. DPR, Presiden, MPR<\/p>\n<p>Jawaban: D. DPR, Presiden, MPR<\/p>\n<p>11. Apa peran norma-norma kebangsaan dalam membangun kesatuan dan persatuan di Indonesia?<\/p>\n<p>A. Menciptakan konflik<br \/>\nB. Memperkuat keberagaman<br \/>\nC. Mendorong pemisahan<br \/>\nD. Menciptakan segregasi<\/p>\n<p>Jawaban: B. Memperkuat keberagaman<\/p>\n<p>12. Norma-norma kebangsaan mencakup nilai-nilai seperti&#8230;<\/p>\n<p>A. Kesenangan pribadi<br \/>\nB. Toleransi, kejujuran, dan tanggung jawab<br \/>\nC. Diskriminasi dan ketidakadilan<br \/>\nD. Individualisme<\/p>\n<p>Jawaban: B. Toleransi, kejujuran, dan tanggung jawab<\/p>\n<p>13. Apa yang dimaksud dengan wawasan kebangsaan?<\/p>\n<p>A. Pemahaman tentang berbagai wawasan global<br \/>\nB. Pemahaman yang mendalam tentang identitas, sejarah, dan budaya bangsa<br \/>\nC. Pengetahuan tentang ekonomi negara<br \/>\nD. Keahlian dalam bidang teknologi<\/p>\n<p>Jawaban: B. Pemahaman yang mendalam tentang identitas, sejarah, dan budaya bangsa<\/p>\n<p>14. Mengapa memiliki wawasan kebangsaan penting dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara?<\/p>\n<p>A. Hanya untuk kepentingan akademis<br \/>\nB. Agar dapat bersaing di tingkat internasional<br \/>\nC. Untuk menjaga keutuhan dan persatuan bangsa<br \/>\nD. Karena persyaratan administratif semata<\/p>\n<p>Jawaban: C. Untuk menjaga keutuhan dan persatuan bangsa<\/p>\n<p>15. Konsep negara hukum menekankan pada&#8230;<\/p>\n<p>A. Kekuasaan absolut pemerintah<br \/>\nB. Kekuasaan yang berlandaskan hukum<br \/>\nC. Kekuasaan ekonomi<br \/>\nD. Kekuasaan militer<\/p>\n<p>Jawaban: B. Kekuasaan yang berlandaskan hukum<\/p>\n<p>16. Bagaimana kontribusi norma-norma kebangsaan terhadap pembangunan masyarakat yang adil dan makmur?<\/p>\n<p>A. Menciptakan ketidaksetaraan<br \/>\nB. Mendorong konflik sosial<br \/>\nC. Menanamkan nilai-nilai moral untuk keadilan sosial dan kesejahteraan<br \/>\nD. Memperkuat ketidakadilan<\/p>\n<p>Jawaban: C. Menanamkan nilai-nilai moral untuk keadilan sosial dan kesejahteraan<\/p>\n<p>17. Hak asasi manusia adalah&#8230;<\/p>\n<p>A. Hak yang diberikan oleh pemerintah<br \/>\nB. Hak yang melekat pada diri manusia sejak lahir<br \/>\nC. Hak yang dapat dicabut oleh pemerintah<br \/>\nD. Hak yang hanya berlaku untuk warga negara<\/p>\n<p>Jawaban: B. Hak yang melekat pada diri manusia sejak lahir<\/p>\n<p>18. Indonesia memiliki beragam suku bangsa. Bagaimana sikap yang sebaiknya diambil untuk membangun persatuan?<\/p>\n<p>A. Mempertahankan kebudayaan masing-masing suku secara eksklusif<br \/>\nB. Mengutamakan suku tertentu sebagai suku yang paling unggul<br \/>\nC. Menghargai dan merayakan keberagaman suku bangsa<br \/>\nD. Memisahkan diri dari suku lain<\/p>\n<p>Jawaban: C. Menghargai dan merayakan keberagaman suku bangsa<\/p>\n<p>19. Bagaimana peran masyarakat dalam menciptakan ketertiban sosial?<\/p>\n<p>A. Hanya menjadi tanggung jawab pemerintah<br \/>\nB. Dapat memberikan kontribusi dengan menjalankan kewajiban masing-masing<br \/>\nC. Tidak memiliki peran dalam menciptakan ketertiban sosial<br \/>\nD. Harus bergantung sepenuhnya pada kebijakan pemerintah<\/p>\n<p>Jawaban: B. Dapat memberikan kontribusi dengan menjalankan kewajiban masing-masing<\/p>\n<p>20. Apa yang dimaksud dengan pluralisme dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara?<\/p>\n<p>A. Penolakan terhadap perbedaan<br \/>\nB. Penerimaan dan penghormatan terhadap keberagaman<br \/>\nC. Pemisahan antar kelompok masyarakat<br \/>\nD. Dominasi satu kelompok atas kelompok lain<\/p>\n<p>Jawaban: B. Penerimaan dan penghormatan terhadap keberagaman<\/p>\n<p>21. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita untuk&#8230;<\/p>\n<p>A. Saling memusuhi<br \/>\nB. Saling menghormati dalam perbedaan<br \/>\nC. Meniadakan perbedaan<br \/>\nD. Memisahkan diri dari kelompok lain<\/p>\n<p>Jawaban: B. Saling menghormati dalam perbedaan<\/p>\n<p>22. Apa yang menjadi semboyan negara Indonesia?<\/p>\n<p>A. Bhinneka Tunggal Ika<br \/>\nB. Garuda Pancasila<br \/>\nC. Dirgahayu Indonesia<br \/>\nD. Merdeka atau Mati<\/p>\n<p>Jawaban: A. Bhinneka Tunggal Ika<\/p>\n<p>23. Apa yang dimaksud dengan Bhinneka Tunggal Ika?<\/p>\n<p>A. Kesatuan dalam keberagaman<br \/>\nB. Kesamaan dalam perbedaan<br \/>\nC. Kebhinekaan dalam satu kesatuan<br \/>\nD. Kesatuan tanpa perbedaan<\/p>\n<p>Jawaban: C. Kebhinekaan dalam satu kesatuan<\/p>\n<p>24. Bagaimana hubungan antara Pancasila dan UUD 1945?<\/p>\n<p>A. Pancasila tidak terkait dengan UUD 1945<br \/>\nB. Pancasila adalah dasar negara yang diatur dalam UUD 1945<br \/>\nC. UUD 1945 tidak mencantumkan Pancasila<br \/>\nD. Pancasila dan UUD 1945 adalah dua entitas yang terpisah<\/p>\n<p>Jawaban: B. Pancasila adalah dasar negara yang diatur dalam UUD 1945<\/p>\n<p>25. Apa perbedaan antara UUD 1945 Amandemen dan UUD 1945 sebelum diamandemen?<\/p><!--CusAds0-->\n<p>A. Tidak ada perbedaan<br \/>\nB. Hanya terdapat perbedaan pada lambang negara<br \/>\nC. Pada UUD 1945 Amandemen terdapat penambahan pasal-pasal baru<br \/>\nD. UUD 1945 sebelum diamandemen tidak mengatur tentang kekuasaan kehakiman<\/p>\n<p>Jawaban: C. Pada UUD 1945 Amandemen terdapat penambahan pasal-pasal baru<\/p>\n<p>26. Negara menjamin setiap warga negaranya untuk beribadah sesuai dengan keyakinannya. Hal ini merupakan pengamalan sila ke&#8230;<\/p>\n<p>A. 1<br \/>\nB. 2<br \/>\nC. 3<br \/>\nD. 4<\/p>\n<p>Jawaban: A. 1<\/p>\n<p>27. Salah satu bentuk pengamalan sila ke-4 di bawah ini adalah&#8230;<\/p>\n<p>A. Kita tidak boleh memaksakan kehendak kita kepada orang lain<br \/>\nB. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain<br \/>\nC. Menjunjung tinggi hak asasi manusia<br \/>\nD. Menyadari bahwa kita mempunyai hak dan kewajiban yang sama<\/p>\n<p>Jawaban: A. Kita tidak boleh memaksakan kehendak kita kepada orang lain<\/p>\n<p>28. Pergantian sistem pemerintahan yang berlaku di Indonesia pada tahun 1945 didasarkan pada&#8230;<\/p>\n<p>A. Maklumat Wakil Presiden Nomor IX Tanggal 16 Oktober 1945<br \/>\nB. Maklumat Wakil Presiden Nomor XI Tanggal 16 Oktober 1945<br \/>\nC. Maklumat Pemerintah Tanggal 3 November 1945<br \/>\nD. Maklumat Pemerintah Tanggal 14 November 1945<\/p>\n<p>Jawaban: D. Maklumat Pemerintah Tanggal 14 November 1945<\/p>\n<p>29. Berikut ini yang termasuk dimensi realitas sila ke-3 Pancasila, kecuali&#8230;<\/p>\n<p>A. Menghindari sikap chauvinisme dan primodialisme secara tepat<br \/>\nB. Memajukan pergaulan demi kemajuan bangsa<br \/>\nC. Membina hubungan baik dengan semua unsur bangsa<br \/>\nD. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa salira<\/p>\n<p>Jawaban: D. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa salira<\/p>\n<p>30. Di dalam pengertian wawasan Nusantara, wawasan mengandung arti&#8230;<\/p>\n<p>A. Pandangan, tinjauan, dan penglihatan<br \/>\nB. Pengetahuan dan pengertian<br \/>\nC. Ruang lingkup kajian<br \/>\nD. Mawas diri<\/p>\n<p>Jawaban: A. Pandangan, tinjauan, dan penglihatan<\/p>\n<p>31. Berdasarkan paham yang dianut, demokrasi diklasifikasikan menjadi tiga bagian, yaitu&#8230;<\/p>\n<p>A. Demokrasi langsung, tidak langsung, dan demokrasi terpimpin<br \/>\nB. Demokrasi Liberal, komunis, dan gabungan<br \/>\nC. Demokrasi terpimpin, Pancasila, dan parlementer<br \/>\nD. Demokrasi langsung, Pancasila dan parlementer<\/p>\n<p>Jawaban: B. Demokrasi Liberal, komunis, dan gabungan<\/p>\n<p>32. Otonomi Daerah diatur dalam Undang-Undang (UU) nomor&#8230;<\/p>\n<p>A. 25 tahun 1992<br \/>\nB. 8 tahun 2001<br \/>\nC. 23 tahun 2004<br \/>\nD. 32 tahun 2004<\/p>\n<p>Jawaban: D. 32 tahun 2004<\/p>\n<p>33. Sumber hukum yang berasal dari keyakinan kesadaran individu dan pendapat umum disebut sumber hukum&#8230;<\/p>\n<p>A. Formal<br \/>\nB. Yurisprudensi<br \/>\nC. Traktat<br \/>\nD. Konvensi<\/p>\n<p>Jawaban: D. Konvensi<\/p>\n<p>34. Upaya pemerintah dalam pemberantasan tindakan pidana korupsi diatur dalam&#8230;<\/p>\n<p>A. UU No. 20 Tahun 1971 jo UU No. 22 Tahun 1999<br \/>\nB. UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001<br \/>\nC. UU No. 3 Tahun 1971 jo UU No. 2 Tahun 2000<br \/>\nD. UU No. 4 Tahun 1967 jo UU No. 1 Tahun 2001<\/p>\n<p>Jawaban: B. UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001<\/p>\n<p>35. Maraknya praktik korupsi di kalangan pejabat publik saat ini merupakan dampak dari&#8230;<\/p>\n<p>A. Rendahnya pendidikan agama bagi pejabat publik<br \/>\nB. Tidak adanya pengawasan secara langsung<br \/>\nC. Rendahnya gaji yang diterima<br \/>\nD. Lemahnya integritas dalam diri<\/p>\n<p>Jawaban: D. Lemahnya integritas dalam diri<\/p>\n<p>36. Rumusan dan susunan Pancasila yang benar dan sah tercantum dalam&#8230;<\/p>\n<p>A. Pidato Moh. Yamin tanggal 29 Mei 1945<br \/>\nB. Piagam Jakarta<br \/>\nC. Pidato Bung Karno tanggal 1 Juni 1945<br \/>\nD. Pembukaan UUD 1945<\/p>\n<p>Jawaban: D. Pembukaan UUD 1945<\/p>\n<p>37. Menurut pernyataan dalam pembukaan UUD 1945, perjuangan kemerdekaan merupakan tindakan yang diberkati oleh Allah karena&#8230;<\/p>\n<p>A. Kehidupan kebangsaan yang bebas merupakan keinginan luhur<br \/>\nB. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius<br \/>\nC. Kemerdekaan itu sudah lama diperjuangkan<br \/>\nD. Banyak pengorbanan yang harus diberikan untuk mendapatkan kemerdekaan<\/p>\n<p>Jawaban: B. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius<\/p>\n<p>38. Pembangunan tidak boleh bersifat pragmatis, hal ini berarti&#8230;<\/p>\n<p>A. Pembangunan tidak hanya mementingkan tindakan nyata dan mengabaikan pertimbangan etis<br \/>\nB. Pembangunan tidak boleh secara mutlak melayani ideologi tertentu dan mengabaikan manusia nyata<br \/>\nC. Pembangunan tidak boleh mengorbankan manusia nyata melainkan menghormati harkat dan martabat bangsa<br \/>\nD. Pembangunan melibatkan masyarakat sebagai tujuan pembangunan, keputusan yang menyangkut kebutuhan mereka<\/p>\n<p>Jawaban: A. Pembangunan tidak hanya mementingkan tindakan nyata dan mengabaikan pertimbangan etis<\/p>\n<p>39. Pak Anwar adalah orang yang sombong. Ia selalu menilai orang dari kekayaan dan kedudukannya. Sikap Pak Anwar bertentangan dengan sila&#8230;<\/p>\n<p>A. Ketuhanan Yang Maha Esa<br \/>\nB. Kemanusiaan yang adil dan beradab<br \/>\nC. Persatuan Indonesia<br \/>\nD. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarataan perwakilan<\/p>\n<p>Jawaban: B. Kemanusiaan yang adil dan beradab<\/p>\n<p>40. Mengembangkan sikap bahwa bangsa Indonesia merupakan bagian dari seluruh umat manusia merupakan perwujudan sila&#8230;<\/p>\n<p>A. Pertama<br \/>\nB. Kedua<br \/>\nC. Ketiga<br \/>\nD. Keempat<\/p>\n<p>Jawaban: B. Kedua<\/p>\n<p>41. Pancasila sebagai paradigma pembangunan politik harus mampu&#8230;<\/p>\n<p>A. Menjadikan rakyat sebagai subjek politik bukan objek politik<br \/>\nB. Menjadi sumber dari segala sumber hukum<br \/>\nC. Pengontrol atas kekuasaan yang absolut<br \/>\nD. Pedoman hidup berkebangsaan<\/p>\n<p>Jawaban: A. Menjadikan rakyat sebagai subjek politik bukan objek politik<\/p>\n<p>42. Pembangunan yang dilaksanakan mengacu pada standar nilai Pancasila adalah maksud dari&#8230;<\/p>\n<p>A. Pancasila sebagai ideologi terbuka<br \/>\nB. Pancasila sebagai nilai instrumental<br \/>\nC. Pancasila sebagai dasar negara<br \/>\nD. Pancasila sebagai paradigma pembangunan<\/p>\n<p>Jawaban: D. Pancasila sebagai paradigma pembangunan<\/p>\n<p>43. Orang yang mengusulkan pertama kali agar Bhinneka Tunggal Ika dijadikan semboyan bangsa adalah&#8230;<\/p>\n<p>A. Ir Soekarno<br \/>\nB. Moh Hatta<br \/>\nC. Moh Yamin<br \/>\nD. H.O.S. Tjokroaminoto<\/p>\n<p>Jawaban: C. Moh Yamin<\/p>\n<p>44. Pasal 18, Pasal 18A, dan Pasal 18 B dalam perubahan UUD 1945 berisi tentang&#8230;<\/p>\n<p>A. Hak Asasi Manusia<br \/>\nB. Kebebasan Beragama<br \/>\nC. Pemerintah daerah<br \/>\nD. Kedaulatan Wilayah RI<\/p>\n<p>Jawaban: C. Pemerintah daerah<\/p>\n<p>45. Sistem pemerintahan presidensial disebut juga sebagai fixed executive karena&#8230;<\/p>\n<p>A. Masa jabatan para menteri tidak ditentukan oleh kepercayaan parlemen<br \/>\nB. Kabinet dapat dijatuhkan oleh parlemen melalui mosi tidak percaya<br \/>\nC. Para menteri tidak bertanggung jawab kepada parlemen<br \/>\nD. Para menteri bertanggung jawab kepada presiden<\/p>\n<p>Jawaban: A. Masa jabatan para menteri tidak ditentukan oleh kepercayaan parlemen<\/p>\n<p>46. Otonomi Daerah diatur dalam Undang-Undang (UU) nomor&#8230;<\/p>\n<p>A. 25 tahun 1992<br \/>\nB. 25 tahun 1999<br \/>\nC. 23 tahun 2004<br \/>\nD. 32 tahun 2004<\/p>\n<p>Jawaban: D. 32 tahun 2004<\/p>\n<p>47. Gubernur, bupati, dan wali kota, masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi, kabupaten, kota dipilih melalui&#8230;<\/p>\n<p>A. Mekanisme demokratis<br \/>\nB. Pemilihan langsung<br \/>\nC. Pemilihan oleh parpol mayoritas<br \/>\nD. Pemilihan oleh kalangan menengah atas<\/p>\n<p>Jawaban: A. Mekanisme demokratis<\/p>\n<p>48. Salah satu wujud sikap bela negara bagi masyarakat Indonesia adalah&#8230;<\/p>\n<p>A. Membayar pajak tepat waktu<br \/>\nB. Turut serta dalam pasukan perdamaian ke Palestina<br \/>\nC. Mengikuti kegiatan wajib militer<br \/>\nD. Mengabdi berdasarkan profesi<\/p>\n<p>Jawaban: D. Mengabdi berdasarkan profesi<\/p>\n<p>49. Lambang Negara Indonesia adalah Garuda Pancasila. Garuda Pancasila pertama diresmikan pada tanggal&#8230;<\/p>\n<p>A. 15 Februari 1950<br \/>\nB. 14 Februari 1950<br \/>\nC. 12 Februari 1950<br \/>\nD. 11 Februari 1950<\/p>\n<p>Jawaban: D. 11 Februari 1950<\/p>\n<p>50. Kedudukan konstitusi di Indonesia adalah sebagai&#8230;<\/p>\n<p>A. Ideologi bangsa<br \/>\nB. Tujuan Negara<br \/>\nC. Dasar Negara<br \/>\nD. Hukum dasar<\/p>\n<p>Jawaban: D. Hukum dasar<\/p>\n<p>Demikian informasi mengenai contoh soal TWK CPNS 2023 lengkap dengan kunci jawabannya. Semoga berguna dan bermanfaat untuk semakin mempermantab persiapan anda agar bisa lolos CPNS dan menjadi abdi negara. Semoga berguna dan bermanfaat.<\/p>\n<!--CusAds0-->\n<div style=\"font-size: 0px; height: 0px; line-height: 0px; margin: 0; padding: 0; clear: both;\"><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi anda para pelamar CPNS terbaru 2023 maka sudah seharusnya anda mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menghadapi test kompetensi nantinya. Oleh karena itu kali ini kami akan membagikan contoh soal TWK CPNS 2023 lengkap dengan kunci jawabannya untuk menjadi bahan belajar anda dirumah untuk meningkatkan kemampuan diri. Sebagaimana yang kita ketahui bersama dimana didalam proses penerimaan &#8230; <a title=\"50 Contoh Soal TWK CPNS 2023 Lengkap Dengan Kunci Jawabannya\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/contoh-soal-twk-cpns-terbaru\/\" aria-label=\"Read more about 50 Contoh Soal TWK CPNS 2023 Lengkap Dengan Kunci Jawabannya\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":9802,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[95,110],"tags":[],"class_list":["post-9801","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-soal-pembahasan","category-administrasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9801","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9801"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9801\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9803,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9801\/revisions\/9803"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9802"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9801"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9801"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.datapendidikan.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9801"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}